Jumat, 16 Maret 2012

Komponen Pembuatan Website Localhost dengan PHP MyAdmin

PHP... PHP... dan PHP
Sepintas jika mendengar kata itu seolah kepala mau pecah karena script yang membingungkan, hal itu karena kawan sekalian ant coding, tapi santai aja kawan, tidak ada yang tidak mungkin, sobat sekalian hanya butuh waktu satu jam didepan kompi untuk menghadapi berbagai script PHP.

1. Sejarah PHP
Pada tahun 1995 seorang Software Developer bernama Rasmus Lerdrof mempunyai sebuah ide ingin mengetahui jumlah pengunjung yang membaca resume onlinenya. Script yang dikembangkan baru dapat melakukan dua pekerjaan, yakni merekam informasi visitor, dan menampilkan jumlah pengunjung dari suatu website. Dari ide awal Rasmus tersebut banyak orang yang mendiskusikan script tersebut, hingga akhirnya Rasmus mulai membuat sebuah tool/script, bernama Personal Home Page (PHP).
Kebutuhan PHP sebagai tool yang serba guna membuat Lerdorf melanjutkan untuk mengembangkan PHP hingga menjadi suatu bahasa tersendiri yang mungkin dapat mengkonversikan data yang di inputkan melalui Form HTML menjadi suatu variable, yang dapat dimanfaatkan oleh sistem lainnya. Untuk merealisasikannya, akhirnya Lerdrof mencoba mengembangkan PHP menggunakan bahasa C ketimbang menggunakan Perl. Tahun 1997, PHP versi 2.0 di rilis dengan nama Personal Home Page Form Interpreter (PHP-FI). PHP Semakin popular, dan semakin diminati oleh programmer web dunia.
Rasmus Lerdrof benar-benar menjadikan PHP sangat populer, dan banyak sekali Team Developer yang ikut bergabung dengan Lerdrof untuk mengembangkan PHP hingga menjadi seperti sekarang, Hingga akhirnya dirilis versi ke 3-nya, pada Juni 1998, dan tercatat lebih dari 50.000 programmer menggunakan PHP dalam membuat website
dinamis.
Pengembangan demi pengembangan terus berlanjut, ratusan fungsi ditambahkan sebagai fitur dari bahasa PHP, dan di awaal tahun 1999, netcraft mencatat, ditemukan 1.000.000 situs di dunia telah menggunakan PHP. Ini membuktikan bahwa PHP merupakan bahasa yang paling populer digunakan oleh dunia web development. Hal ini mengagetkan para developernya termasuk Rasmus sendiri, dan tentunya sangat diluar dugaan sang pembuatnya. Kemudian Zeev Suraski dan Andi Gutsman selaku core developer (programmer inti) mencoba untuk menulis ulang PHP Parser, dan diintegrasikan dengan menggunakan Zend scripting engine, dan mengubah jalan alur operasi PHP. Dan semua fitur baru tersebut di rilis dalam PHP 4.
Pada 13 Juli 2004, Netcraft mengumumkan PHP sebagai bahasa web populer didunia, karena tercatat 19 juta domain telah menggunakan PHP sebagai server side scriptingnya
2. Definisi PHP

Menurut Swastika (2006 : 163) mengartikan bahwa :
         “ PHP merupakan bahasa berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. Hasilnya akan dikirimkan ke client, tempat pemakai menggunakan browser. PHP dikenal sebagai sebuah bahasa scripting, yang menyatu dengan tag-tag HTML, dieksekusi di server, dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti halnya Active Server Pages (ASP) atau Java Server Pages (JSP)[1]
        
         Richard Ulack (2004 : 163) dalam bukunya mengungkapkan definisi PHP, bahwa :
          “PHP adalah kependekan dari PHP: Hypertext Preprocessor, bahasa interpreter yang mempunyai kemiripan dengan C dan Perl.PHP dapat digunakan bersama dengan HTML sehingga memudahkan dalam membuat aplikasi web dengan cepat. Dapat digunakan untuk menciptakan dynamic website baik itu yang memerlukan penggunaan database ataupun tidak[2]

         Sedangkan Wikipedia Indonesia mejabarkan bahwa PHP atau  Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.


[1] Swastika, 2006, Dasar-dasar Pengenalan PHP Untuk Orang Awam, h:163, Andi Publisher, Jakarta
[2] Ulcak, Richard, 2004, Convert Database Microsoft Access ke MySql Untuk Aplikasi PHP MyAdmin, h:167, Madcom, Jakarta

3. Komponen Yang Diperlukan Untuk Pemrograman PHP
Komponen yang diperlukan untuk pemrograman PHP tidak banyak, ada beberapa yang perlu disiapkan
-  Browser, browser ini digunakan untuk mengelola database dan script Sql serta menjalankan program, pada umumnya menggunakan browser Mozilla Firefox, Silahkan Download Mozilla Forefox DISINI
  - Webserver, disini admin menggunakan Xammp, karena Xammp selain simple juga lengkap dan tidak ada yang neko2 serta terbukti hasilnya, silahkan download Xammp DISINI

  - Aplikasi PHP Editor seperti Dreamweaver, Notepad ++ dan masih banyak lagi, Silahkan download Dreamwever DISINI, dan Notepad++ DISINI


  - Aplikas Database editor, disini admin menggunakan Navicat, Silahkan Download Navicat DISINI

Serian Number :
NAV9-8WV6-B79R-Q8TF
NAVF-7337-NWF4-8W29

Nah itu semua perangkat yang dibutuhkan untuk pemrograman PHP.

Okeh, sekian dulu artikel kali ini, semoga bermanfaat

Pesan: =========================================================== Hanya itu yang dapat kami tulis untuk potingan artikel ini, bila pengujung semua menyukai ini silahkan tinggalkan komentar anda.... Salam Hangat By Iwan Kurniawan ===========================================================


0 komentar

Posting Komentar

Cancel Reply